Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Sosialisasi Pemilihan Kepala Kampung Serentak Gelombang III Tahun 2021

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Sosialisasi Pemilihan Kepala Kampung Serentak Gelombang III Tahun 2021
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Dalam Pidato Sosialisasi Pemilihan Kepala Kampung Serentak Gelombang III Tahun 2021

Way Kanan, - Sosialisasi Pemilihan Kepala Kampung Serentak Gelombang III Tahun 2021 bertempat di gedung GSG Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Selasa, 26 Januari 2021

Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kantor dan Kabag, anggota Forkopimda Kabupaten Way Kanan, Camat, Pj. Kepala Kampung, Ketua BPK dan tamu undangan.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M. menyampaikan,
"Marilah terlebih dahulu kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bahwa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita sekalian masih diperkenankan berkumpul dan bersilaturrahmi di tempat ini untuk melaksanakan acara Sosialisasi Pemilihan Kepala Kampung Serentak gelombang ke III Tahun 2021 dalam keadaan sehat walafiat. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang akan kita jadikan Uswatun Hasanah, suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pribadi kita berumah tangga, berbangsa, bermasyarakat dan bernegara. Dan semoga safa’atnya kita raih bersama  di Yaumil Qiyamah. Amin Yarobalalamin." Ucap Adipati.

Pemilihan Kepala Kampung di Kabupaten Way Kanan akan diikuti oleh 85 Kampung di 15 Kecamatan. Pemilihan gelombang pertama telah dilaksanakan pada tahun 2016 diikuti sebanyak 118 Kampung dan di tahun 2018 dilaksanakan pemilihan gelombang ke II yang diikuti oleh 18 Kampung. Pemilihan tahun 2021 merupakan pemilihan yang ditunda pada tahun 2020 karena negara menghadapi pandemi Covid-19.

Dengan terbitnya Permendagri 72 tahun 2020 tentang Perubahan ke-2 atas Permendagri 112 tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, maka pemilihan Kepala Kampung di Kabupaten Way Kanan tidak jauh berbeda dengan Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2020 dengan Menerapkan Protokol  Kesehatan, mulai dilakukan dari tahapan persiapan yaitu Pembentukan Panitia Pemilihan tingkat kampung oleh BPK, tahapan pencalonan yang meliputi kegiatan pendaftaran, pengambilan nomor urut dan Kampanye, tahapan pemungutan suara serta tahapan Pelantikan calon Kepala Kampung terpilih. 

Dalam pidatonya Adipati berharap kepada semua unsur, baik dari TNI, Polri, Pemerintah daerah, Kampung serta Masyarakat dapat mensukseskan Pemilihan kepala kampung tahun 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga terpilih Kepala Kampung yang diharapkan dan masyarakat tetap dalam Keadaan Sehat.

Lanjut Adipati, "Permendagri 72 ini diundangkan pada 1 Desember 2020, Pemerintah Daerah berusaha secepat mungkin melakukan penyesuaian regulasi perubahan Perbup agar Pemilihan Kepala Kampung Gelombang ke III dapat segera dilaksanakan, namun apabila kenaikan kasus Covid-19 tidak Menutup kemungkinan Pemerintah pusat akan melakukan Penundaan terhadap Pemilihan Kepala Kampung di Kabupaten Way Kanan, maka saya sangat berharap Bapak/ibu yang hadir dapat menyampaikan kepada masyarakat untuk menerapkan Protokol kesehatan pada Pemilihan Kepala Kampung dan kehidupan sehari-hari tentunya." Jelasnya. 

"Selanjutnya perlu diketahui bersama, bahwa Pemilihan Kepala Kampung merupakan proses suksesi/pergantian kekuasaan karena ketentuan peraturan perundang-undangan, dimana jabatan kepala Kampung diatur masa jabatannya dan ketika berakhir masa jabatannya harus ada pergantian kekuasaan. Dan apabila belum saatnya dilaksanakan pemilihan, maka Bupati Mengangkat Penjabat Kepala Kampung dari PNS Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan."jelas Adipati.

Pemilihan Kepala Kampung sebagai moment untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi. Masyarakat mempunyai peran penting dalam menentukan arah kebijakan Pemerintahan Kampung sesuai kebutuhan masyarakat. Kepala Kampung sebagai pimpinan penyelenggaraan Pemerintahan Kampung diharapkan menjadi figur yang peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang adil, makmur dan sejahtera. Pemilihan Kepala Kampung juga merupakan sarana pemersatu masyarakat sebagai subyek untuk menentukan figur pemimpin di Kampung dan bukan obyek yang mudah dipengaruhi, karena masyarakat punya akal pikiran dan hati nurani, jangan sampai mudah dipengaruhi dengan politik uang atau sesuatu yang sifatnya hanya sementara, sedangkan Kepala Kampung terpilih nantinya akan memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Kampung selama 6 (enam) tahun kedepan.
Dalam rangka pemenuhan terhadap prinsip demokrasi, maka pelaksanaan pemilihan Kepala Kampung dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Asas Langsung, dimaknai bahwa warga masyarakat Kampung yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih secara langsung (dirinya sendiri) melaksanakan pemilihan dan menjatuhkan pilihannya kepada salah seorang Calon yang Berhak Dipilih sesuai dengan yang dikehendaki.
Asas Umum, dimaknai bahwa warga masyarakat Kampung yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah, dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih salah satu dari beberapa Calon yang Berhak Dipilih. 
Asas Bebas, dimaknai bahwa warga masyarakat Kampung yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih diberikan keleluasaan dan kebebasan untuk menentukan pilihannya kepada salah satu dari beberapa Calon yang Berhak Dipilih sesuai dengan pilihan hati nuraninya. 
Asas Rahasia, dimaknai bahwa pemilihan dari warga masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih dalam menjatuhkan pilihannya dijamin kerahasian pilihannya. Dalam artian pilihan yang dipilihnya hanya dirinya sendiri yang mengetahuinya.
Asas Jujur, dimaknai bahwa para penyelenggara prosesi pemilihan dan semua komponen yang terlibat baik Calon yang Berhak Dipilih, warga masyarakat dan semua pemangku kepentingan dalam menjalankan tugas dan fungsinya berlaku jujur dan transparan dalam melaksanakan proses pemilihan.
Asas Adil, dimaknai bahwa dalam penyelenggaraan prosesi pemilihan Panitia Pemilihan harus berlaku adil dan memberikan kesempatan yang sama terhadap semua Calon yang Berhak Dipilih.

Pemilihan Kepala Kampung harus dapat terlaksana dengan sukses, yang artinya pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana atau Tahapan yang dibuat Oleh Panitia Kabupaten. Kalau tidak ada Halangan Sesuai dengan Tahapan Pemilihan Kepala Kampung, Maka Pemilihan akan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2021.

Adipati juga berharap kepada Panitia Pemilihan Kampung agar dapat bekerja secara Optimal sehingga tidak menjadi masalah pada pemilihan Kepala Kampung tahun ini. Salah satu cara hasil Pemilihan Kepala Kampung Optimal adalah mengikuti sosialisasi dengan serius.(Tra)

Way Kanan Lampung
Putra

Putra

Previous Article

Pemkab Way Kanan Terima 3.360 Vaksin Sinovac

Next Article

Pisah Sambut dan Sertijab Kepala Kemenag...

Related Posts

Peringkat

Profle

INDONESIA SATU verified

Ratna Palupi

Ratna Palupi

Postingan Bulan ini: 145

Postingan Tahun ini: 653

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 124

Postingan Tahun ini: 907

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 122

Postingan Tahun ini: 558

Registered: Feb 19, 2021

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 86

Postingan Tahun ini: 387

Registered: Sep 25, 2020

Profle

Widian.

LIRA Aceh Tenggara Desak Kapolres Ungkap Misteri Tewasnya Wanita Muda Di Villa Ketambe
Pergi Malam Masih Sehat, Pulang Pagi Janda Muda Di Aceh Tenggara Sudah Jadi Mayat
Warga Amaliah Geger, Temukan Mayat Yang Sudah  Membusuk
Tim Reskrim Polres Nias Lakukan Cek TKP, Pj.Kades dan Bendahara Desa Miga Tidak Hadir
banner

Follow Us

Recommended Posts

Hadiri Pengukuhan DPP ISORI, Tarmizi Perkenal Pickleball ke Menpora Zainudin Amali
Tony Rosyid: Politik Identitas, Mengapa Dipersoalkan?
Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar Resmi Jadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI)
Kapolri Copot Kewenangan Penyidikan 1.062 Polsek se-Indonesia
Kukuhkan Pengurus Pusat ISORI, Menpora Amali: Olahraga Sangat Penting di Saat Pandemi Covid-19 Ini